KMSPORT.ID — Satria Muda Bandung kembali menguasai kompetisi IBL All Indonesian 2026 setelah menundukkan Dewa United dengan skor 77-75 pada pertandingan final di GOR Laga Tangkas, Pakansari, Kabupaten Bogor, Minggu (1/11/2026) malam WIB.

Kemenangan dramatis tersebut memastikan Satria Muda mempertahankan gelar juara setelah menghadapi lawan yang sama seperti musim sebelumnya, dilansir dari Kompas. Hasil ini memperpanjang keberhasilan Satria Muda di turnamen tersebut.

Berbeda dari musim lalu yang menggunakan format best of three, partai puncak IBL All Indonesian 2026 berlangsung dalam satu pertandingan penentuan. Satria Muda sempat mengawali laga dengan keunggulan 10-2 melalui dua tembakan tiga angka Abraham Damar Grahita dan Sandy Ibrahim Aziz. Namun, Dewa United bangkit melalui kontribusi Dio Tirta, Erick Ibrahim Junior, dan Krisma Putra.

Krisma Putra turut membawa Dewa United unggul melalui aksi tiga angka. Tim tersebut menutup kuarter pertama dengan keunggulan 32-22.

Memasuki kuarter kedua, Dewa United kembali meningkatkan tekanan melalui Kennie Elbert Kristanto dan Dio Tirta. Satria Muda kemudian membalikkan keadaan setelah Sandy Ibrahim Aziz menyumbangkan delapan poin, termasuk dua tembakan tiga angka, sehingga timnya unggul 37-34. Dewa United kembali mengambil kendali dan menutup babak pertama dengan keunggulan 44-41. Tembakan tiga angka Yudha Saputera yang berpotensi menyamakan skor menjadi 44-44 dianulir karena dilepaskan setelah waktu kuarter kedua berakhir.

Persaingan berlanjut ketat pada kuarter ketiga. Kedua tim bergantian memimpin hingga akhirnya mengakhiri periode tersebut dengan kedudukan imbang 60-60 setelah kontribusi angka dari Dio Tirta dan Abraham Damar Grahita. Memasuki kuarter keempat, Abraham Damar menjadi pemain penting bagi Satria Muda dengan mencetak 10 poin secara beruntun. Penampilan tersebut membantu timnya membangun keunggulan hingga tujuh poin.

Dewa United berusaha mengejar melalui tembakan tiga angka Erick Ibrahim Junior saat pertandingan menyisakan 52 detik. Peluang menyamakan kedudukan juga muncul melalui dua lemparan bebas Dio Tirta, tetapi hanya satu yang berhasil masuk. Dengan waktu tersisa 12 detik, Satria Muda masih mempertahankan keunggulan satu poin.

Dewa United kembali memperoleh kesempatan melalui Julian Chalias, tetapi ia juga hanya memasukkan satu dari dua lemparan bebas. Erick Ibrahim Junior mengamankan rebound dan membawa bola menuju pertahanan Satria Muda untuk mencari angka penyeimbang. Namun, tembakan lompatannya gagal masuk sehingga Satria Muda mengunci kemenangan 77-75.

Abraham Damar Grahita menjadi pencetak angka terbanyak bagi Satria Muda dengan 21 poin. Sebanyak 10 poin di antaranya dibukukan pada kuarter keempat, sekaligus mengantarkannya meraih penghargaan Most Valuable Player (MVP) Final IBL All Indonesian 2026.

Yudha Saputera juga memberikan kontribusi penting melalui 15 assist, meskipun hanya mencetak empat poin. Pelatih Satria Muda, Youbel Sondakh, mengapresiasi penampilan para pemainnya setelah pertandingan. “Perasaan kami sangat luar biasa.

Abraham tampil luar biasa hari ini. Yudha juga menghasilkan 15 assist. Semua pemain bermain luar biasa,” ujar Youbel Sondakh, pelatih Satria Muda, dalam keterangan tertulis.

Sementara itu, Dio Tirta menjadi pencetak angka terbanyak Dewa United dengan koleksi 17 poin. Erick Ibrahim Junior menyusul dengan kontribusi 14 poin dalam pertandingan final tersebut. (Nindy)