
KMsport.id — Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menilai kehadiran langsung sejumlah ketua umum federasi olahraga pada Asian Games 2026 menjadi bentuk perhatian nyata yang memotivasi atlet, sebagaimana dilansir dari Detik Sport pada Selasa (29/9/2026).
Pendampingan secara langsung tersebut membuat jajaran pimpinan cabang olahraga dapat memantau kondisi, perjuangan, serta kebutuhan para atlet secara mendalam di arena pertandingan.
“Saya mengapresiasi para ketua umum cabang olahraga yang hadir langsung di Asian Games untuk mendampingi atletnya berjuang. Ini penting. Ketika ketua umumnya hadir, dia bukan hanya sekedar menonton pertandingan, melainkan bisa melihat langsung perjuangan atlet, memberikan semangat, fokus memperhatikan pertandingan, dan memahami apa yang dibutuhkan atlet,” kata Erick.
Kehadiran pimpinan federasi dinilai menyuntikkan dorongan moral yang kuat, sehingga para atlet merasa perjuangan mereka mendapat dukungan penuh dari seluruh ekosistem olahraga nasional.
“Atlet itu bukan hanya membutuhkan program latihan. Mereka juga membutuhkan rasa bahwa perjuangannya diperhatikan, dikawal, dan dihargai. Ketika para ketua umum cabor hadir langsung di venue, itu menunjukkan bahwa atlet tidak berjuang meandirian,” kata Erick.
Dua cabang olahraga yang didampingi langsung oleh pimpinan federasinya berhasil memenuhi target medali emas pada Asian Games 2026, yaitu bulu tangkis dan angkat besi.
Ketua Umum PP PBSI Muhammad Fadil Imran mendampingi tim bulu tangkis yang berhasil menyumbang emas pertama dari nomor beregu putra usai mengalahkan China 3-2. Sementara itu, Ketua Umum PB PABSI Rosan Perkasa Roeslani mendampingi cabor angkat besi saat Rahmat Erwin Abdullah meraih emas kelas 75 kg putra sekaligus mencetak rekor dunia pada Sabtu (26/9).
“Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada Pak Fadil dan Pak Rosan yang sudah hadir langsung mendampingi dan memberikan perhatian kepada atletnya. Kita bisa melihat, dua cabang olahraga yang ketua umumnya hadir langsung di sini berhasil mencapai target dan mendapatkan medali emas,” kata Erick.
Ia menambahkan bahwa prestasi emas tersebut merupakan buah kerja keras seluruh elemen tim, mulai dari atlet, pelatih, hingga tim pendukung.
“Ini tentu menjadi sesuatu yang positif. Saya senang dua cabang ini berhasil mewujudkan target emas, Indonesia juga bangga. Tetapi sekali lagi, emas ini adalah hasil perjuangan atlet, pelatih, tim pendukung, dan kerja bersama seluruh pihak. Kehadiran ketua umum menjadi bagian dari dukungan dan pengawalan yang menurut saya sangat penting,” kata Erick.
Sinergi yang erat antara pimpinan organisasi, pelatih, dan atlet diharapkan terus terjaga untuk memperlancar komunikasi serta pemenuhan fasilitas atlet di kejuaraan internasional.
“Kita ingin semua pihak hadir dan mengambil tanggung jawabnya. Pemerintah mendukung, federasi mengawal, pelatih mempersiapkan, dan atlet berjuang. Kalau semua bergerak bersama, kita punya kekuatan yang lebih besar,” kata Erick.
Komitmen kebersamaan tersebut diharapkan tetap terpelihara sepanjang keikutsertaan kontingen Indonesia dalam kompetisi.
“Terima kasih kepada para ketua umum dan pimpinan cabang olahraga yang hadir langsung mendampingi atlet. Terus berikan dukungan, terus kawal perjuangan mereka. Karena ketika atlet kita berjuang di arena, yang mereka bawa bukan hanya nama cabang olahraganya.
Mereka membawa nama Indonesia. Maka kita semua harus hadir untuk mereka,” kata Erick.
(Putri)




