
KMSPORT.ID — NBA menunjuk firma perekrutan eksekutif Excel Search & Advisory untuk memimpin pencarian komisioner baru WNBA guna menggantikan Cathy Engelbert yang pensiun pada akhir tahun. Proses pencarian pimpinan baru liga basket putri tersebut memicu sorotan terkait potensi konflik kepentingan bisnis.
Sorotan timbul karena induk perusahaan firma tersebut, Excel Sports Management, juga mewakili sejumlah bintang WNBA termasuk Caitlin Clark dan Napheesa Collier.Cathy Engelbert sebelumnya mengumumkan pada 4 September bahwa dirinya akan mengundurkan diri dari jabatan komisioner WNBA pada akhir 2026 setelah bertugas sejak 2019.
Mantan pembawa acara ESPN Linda Cohn mempertanyakan pemisahan operasional di internal firma tersebut dalam sebuah video di kanal YouTube miliknya.
“Caitlin Clark bukan sekadar klien biasa. Kita sedang membicarakan pemain yang kedatangannya membantu mempercepat periode perhatian dan pertumbuhan bisnis luar biasa di sekitar liga ini. Dan kini sebuah divisi dari perusahaan yang mewakilinya membantu mengidentifikasi komisioner liga berikutnya,” kata Linda Cohn, Mantan Pembawa Acara ESPN.
Cohn menambahkan bahwa jangkauan bisnis Excel di WNBA juga mencakup atlet papan atas lainnya.
“Dan omong-omong, hubungan Excel dengan WNBA tidak berakhir pada Caitlin Clark. Perusahaan ini mewakili pemain basket lain juga, seperti Napheesa Collier, untuk menyebut salah satu contoh. Jadi saya pikir ada pertanyaan yang sangat wajar untuk diajukan di sini.
Seberapa terpisah operasional ini? Perlindungan apa yang diterapkan?” ujar Linda Cohn, Mantan Pembawa Acara ESPN.
Ia menekankan pentingnya transparansi informasi di dalam tubuh firma eksekutif tersebut.
“Siapa di dalam Excel Search and Advisory yang memiliki akses ke informasi tentang para kandidat ini, dan siapa yang tidak? Apakah ada dinding pembatas antara bisnis pencarian eksekutif dan agen yang mewakili pemain WNBA? Ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang membutuhkan jawaban,” tutur Linda Cohn, Mantan Pembawa Acara ESPN.
Selain agen pemain, Excel memiliki rekam jejak 20 tahun dalam penempatan eksekutif senior di 37 cabang olahraga dan 29 negara. Divisi Properti Excel juga memfasilitasi kesepakatan sponsor jersey senilai delapan digit antara aplikasi keuangan Albert dengan Los Angeles Sparks, Dallas Wings, dan Atlanta Dream.
Keputusan akhir mengenai sosok komisioner baru WNBA tetap berada di tangan Komisioner NBA Adam Silver dan Dewan Gubernur WNBA. Peran Excel terbatas pada penelusuran, penyaringan, dan pengumpulan nama kandidat.
Proses pencarian telah dimulai sejak akhir September, di mana Engelbert menyerahkan daftar kandidat internal dan eksternal kepada Adam Silver. Sejumlah nama yang mencuat dalam bursa calon antara lain Wakil Rektor Bidang Olahraga Universitas Vanderbilt Candice Storey Lee, CEO New York Liberty Keia Clark, Presiden Asosiasi Pemain WNBA Nneka Ogwumike, Kepala Operasional WNBA Bethany Donaphin, dan mantan juara WNBA Swin Cash. (Riyan)




