
KMsport.id — Tim nasional Indonesia dipastikan menunjuk Kevin Diks sebagai kapten saat bersua Singapura pada pertandingan perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (25/9/2026) pukul 20.00 WIB, sebagaimana dilansir dari Bola.
Keputusan penunjukan bek asal klub Borussia Moenchengladbach tersebut diambil menyusul absennya sang kapten utama, Jay Idzes. Pemain yang membela klub Sassuolo itu mengalami cedera saat berhadapan dengan Juventus pada pekan kelima Liga Italia.
Pada laga kontra Juventus, Jay Idzes tercatat sempat merumput selama 81 menit sebelum akhirnya ditarik keluar dan digantikan oleh pemain asal Kroasia, Duje Caleta-Car.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengakui bahwa kehilangan Idzes memberikan situasi berat bagi timnya. Kendati demikian, ia memastikan 23 pemain lain di dalam skuad berada dalam kondisi siap tempur.
“Absennya Jay Idzes, kapten kami, tentu menjadi situasi yang sangat berat bagi kami. Namun, ada 23 pemain di sini yang siap dan bertekad untuk unjuk gigi,” tutur Herdman.
Herdman turut mengapresiasi kesiapan Kevin Diks yang bakal memimpin rekan-rekannya di lapangan. Ia menekankan bahwa kesempatan membela tim nasional selalu terbuka bagi siapa saja yang mampu menunjukkan performa konsisten di level klub.
“Saya juga antusias melihat Kevin Diks mengenakan ban kapten. Itu adalah hal yang sangat layak ia dapatkan. Bagi pemain yang tidak terpilih, pintu selalu terbuka,” kata Herdman.
Ia menambahkan mengenai kriteria pemilihan pemain ke dalam skuad Garuda.
“Seperti yang sudah saya sampaikan kepada mereka, performa di level klub dan perjalanan karier merekalah yang akan menjadi bukti konsistensi mereka,” tambahnya.
Menghadapi Singapura di turnamen ini, Herdman menyadari adanya perbedaan dinamika dibandingkan pertemuan kedua tim pada ajang Piala AFF 2026 sebelumnya. Kala itu, Indonesia ditahan imbang 1-1 oleh Singapura pada fase grup sehingga gagal melangkah ke babak semifinal.
Meskipun demikian, pelatih asal Inggris tersebut menegaskan bahwa komposisi pemain yang diturunkan pada ajang FIFA ASEAN Cup 2026 ini jauh berbeda. Ia pun mematok target agar skuadnya sanggup mengamankan hasil maksimal.
“Ya, itulah bagian dari permainan dan kami menerimanya. Meski begitu, saya akan terus menegaskan bahwa keduanya adalah tim yang berbeda. Ada tim untuk ajang FIFA di ASEAN dan ada tim untuk AFF. Nah, kali ini Anda akan melihat tim yang berlaga di ajang FIFA tersebut,” ungkap Herdman.
Herdman berharap anak asuhnya bisa menampilkan kembali permainan solid yang pernah ditunjukkan pada laga-laga internasional sebelumnya.
“Jadi, kita lihat saja bagaimana penampilan mereka nanti, serta apakah mereka mampu menampilkan kembali identitas permainan yang kita lihat pada bulan Maret dan Juni,” jelas Herdman. (Riyan)




