KMsport.id — Gelar juara  Open 2026 resmi diamankan oleh Alexander Zverev. Capaian tersebut menjadi koleksi trofi Grand Slam kedua dalam karier profesional petenis asal Jerman tersebut, sebagaimana dilansir dari Detik Sport. Status unggulan teratas dibuktikan Zverev saat menghadapi Ben Shelton di Stadion Arthur Ashe, Senin (14/9) dinihari WIB.

Pertandingan babak final ini berlangsung alot selama empat set. Zverev sempat kehilangan set ketiga sebelum akhirnya mengunci kemenangan atas Shelton. Laga berakhir dengan kedudukan 6-3, 7-6(2), 5-7, dan 6-2 untuk kemenangan Zverev.

Hasil manis ini sekaligus menyempurnakan perjalanan musim 2026 bagi Zverev. Pada Juni lalu, ia lebih dulu meraih gelar Grand Slam pertamanya di ajang French Open.

Di sisi lain, kekalahan Shelton memperpanjang masa nirtitel Grand Slam bagi petenis putra Amerika Serikat. Andy Roddick menjadi wakil AS terakhir yang memenangi gelar juara US Open pada edisi 2003 silam. Dominasi Zverev terlihat dari keberhasilannya mengemas 85 persen poin dari servis pertama serta mencatatkan 35 pukulan winner. Kendati Shelton membukukan 47 winner, petenis tuan rumah itu dirugikan oleh 47 unforced error yang dilakukannya.

Kemenangan tersebut disambut emosional oleh Zverev dalam sesi penyerahan trofi. Ia memberikan apresiasi tinggi atas performa lawannya sepanjang turnamen berlangsung. “Ben – kamu adalah pemain dan orang yang luar biasa. Ini memang final Grand Slam pertama bagimu, tapi kamu akan kembali berkali-kali lagi dan jika aku harus mempertaruhkan seluruh uangku, aku berani bertaruh kamu akan mengangkat trofi ini suatu hari nanti,” ungkap Zverev dalam pidatonya di atas lapangan.

Zverev juga menyadari mayoritas penonton di tribun memberikan dukungan penuh kepada wakil tuan rumah. Ia pun menyampaikan salam perpisahan di akhir pidatonya. “Aku tahu bahwa 99,9% penonton di sini ingin Ben yang jadi juaranya, jadi aku sungguh minta maaf!

Yang kedua, rasanya luar biasa bermain di atmosfer seperti ini. Kalian semua membawa energi, keriuhan, dan kami berterima kasih untuk itu. Kurasa aku sudah cukup bicaranya jadi terima kasih dan sampai jumpa tahun depan,” kata dia dikutip BBC Sport. (Nindy)