
YOGYAKARTA, KMsport.id — Madura United sukses mengamankan poin penuh saat bertandang ke markas PSS Sleman pada pekan kedua Super League 2026/27. Bertanding di Stadion Maguwoharjo, Yogyakarta, Sabtu (12/9), Laskar Sape Kerrab bantai tuan rumah dengan skor meyakinkan 3-1.
Pertandingan berlangsung sengit sejak peluit pertama dibunyikan. PSS Sleman yang tampil di hadapan pendukung sendiri mencoba mengambil inisiatif serangan. Namun, disiplinnya lini belakang Madura United membuat upaya Super Elang Jawa kerap menemui jalan buntu.
Madura United sebenarnya sempat bersorak pada menit ke-42 ketika Dimitar Mitkov menggetarkan jala gawang PSS. Namun, kegembiraan itu sempat tertunda setelah wasit menganulir gol tersebut menyusul peninjauan melalui Video Assistant Referee (VAR).
Meski demikian, Mitkov menunjukkan mentalitasnya. Hanya berselang tiga menit, tepatnya pada menit ke-45, penyerang andalan Madura United ini benar-benar mencatatkan namanya di papan skor secara sah. Gol tersebut membawa tim tamu unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, Madura United tidak mengendurkan tekanan. Laga baru berjalan dua menit, Juan Santacruz berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-47. Gol cepat ini mengejutkan pertahanan PSS Sleman yang belum sepenuhnya fokus di awal babak.
PSS Sleman mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Terjadi jual beli serangan yang cukup terbuka di lini tengah. Namun, efektivitas penyelesaian akhir menjadi pembeda. Pada menit ke-67, Dimitar Mitkov kembali mencetak gol keduanya dalam laga ini, memperlebar jarak menjadi 3-0 untuk Madura United.
Tertinggal tiga gol, PSS Sleman terus berupaya mencari celah. Usaha mereka baru membuahkan hasil pada menit ke-85 melalui aksi Matheus Fornazari. Gol tersebut memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3.
Di sisa waktu pertandingan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Skor 3-1 bertahan hingga laga usai, memastikan Madura United meraih tiga poin. (Mi/Nindy)






